Menjadi Mahasiswa Rantau, 3 Hal ini Yang Saya Dirindukan Saat Ramadhan Tiba

ramadan

Bagi saya, menjadi mahasiswa rantau adalah proses kehidupan yang mesti dilalui. Bukan hanya untuk mewujudkan cita-cita, tetapi sebagai jalan untuk menemukan jati diri. Namun, saat melalui itu semua terkadang ada harga yang mesti dibayar mahal. Kita harus rela memendam rindu saat melewati momen-momen spesial seperti bulan Ramadhan sewaktu berada di tanah rantau. Berdasarkan pengalaman saat mahasiswa rantau beberapa tahun yang lalu, inilah tiga hal yang paling saya dirindukan saat Ramadhan tiba:

Rindu Kampung Halaman

 Tidak ada tempat terindah di dunia ini selain kampung halaman, tempat dimana kita dilahirkan. Sehingga, saat menjalankan puasa di sana, semuanya akan terasa nikmat. Berbeda saat menjalankan aktifitas berpuasa di tanah rantau. Apalagi, kalau itu untuk yang pertama kalinya. Semuanya terasa asing. Mulai dari tempat, suasana dan orang-orang yang ada disitu. Kita bagaikan berada di dalam ruang yang dilapisi dinding yang tebal, sendiri dan merasa kesepian. Namun, apa boleh buat. Demi cita-cita semua itu harus dijalani.

Rindu Masakan Ibu di Rumah

Saat pertama kali berada di tanah rantu dengan status mahasiswa baru, tentu saja masakan ibu di rumah sangat saya rindukan. Bagaimanapun lezatnya makanan yang saya konsumsi saat berada ditanah rantau, tidak pernah bisa menandingin lezatnya masakan ibu dirumah. Meskipun hanya sayur bening dan ikan asin, masakan itu tetap tidak ada duanya. Sesederhana apapun masakanya, tetap menjadi makanan yang paling nikmat untuk disantap saat berbuka ataupun sahur.

Rindu Dibangunkan Saat Sahur

 Saat menjalankan aktifitas puasa di rumah sendiri, semuanya terasa enak. Apalagi saat menjelang sahur. Tidak perlu repot-repot memasang alarm, karena orang rumah yang akan membangunkan kita. Namun, keadaan ini berubah 180 derajat saat tinggal diperantauan demi mengejar cita-cita. Semuanya harus serba sendiri. Bangun sahur pun kalau tidak berusaha sendiri, pasti akan lewat waktunya. Akhirnya, terkadang hanya minum air putih karena azan subuh sudah berkumandang.

 

 

 

 

Iklan

Satu pemikiran pada “Menjadi Mahasiswa Rantau, 3 Hal ini Yang Saya Dirindukan Saat Ramadhan Tiba

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s